✨ Ide Fitur
Menambahkan Memory System + Adaptive Behavior pada GitHub Actions bot (ExFavorite / Aurielle system), agar bot tidak hanya mengirim pesan random, tetapi bisa menyesuaikan respon berdasarkan kebiasaan user (streak, sering skip commit, jam aktif, dan pola perilaku).
Fitur ini akan membuat bot terasa lebih “hidup” dan personal, bukan sekadar reminder statis.
🎯 Tujuan
- Membuat bot mampu “mengingat” kebiasaan commit user
- Menyesuaikan tone pesan berdasarkan behavior (productive, inconsistent, streak, idle)
- Menghindari pesan yang repetitif dan monoton
- Meningkatkan engagement dan emotional connection dengan sistem reminder
🧠 Gambaran Solusi
📁 UI:
- Tidak ada UI frontend (berbasis GitHub Actions + Telegram bot)
- Optional: log memory state di file
.github/memory/state.json
⚙️ Behavior:
-
Sistem menyimpan data:
- last_commit_date
- streak
- total_reminders_sent
- last_no_commit_hours
-
Bot membaca memory sebelum generate message
-
Message berubah berdasarkan kondisi:
- 🔥 streak tinggi → tone lebih apresiatif
- 😴 sering skip → tone lebih “ngetes / nyentil”
- 🌙 malam → tone lebih lembut & reflektif
- ⚡ aktif terus → tone lebih energetic
-
Message generator akan menjadi context-aware, bukan random murni
🔍 Use Case
- User commit setiap hari → bot memberi apresiasi & menyebut streak
- User tidak commit beberapa jam → bot mulai memberi reminder dengan tone berbeda
- User kembali setelah lama tidak aktif → bot merespons dengan “welcome back” style
- User aktif di jam tertentu → bot menyesuaikan gaya komunikasi berdasarkan waktu
📌 Catatan
- Sistem ini harus tetap ringan dan kompatibel dengan GitHub Actions (no heavy dependencies)
- Memory disimpan dalam JSON file agar mudah diupdate via bash + jq
- Hindari terlalu kompleks di awal, bisa dikembangkan bertahap (phase system)
- Fokus utama: behavior + emotional adaptation, bukan sekadar automation
✨ Ide Fitur
Menambahkan Memory System + Adaptive Behavior pada GitHub Actions bot (ExFavorite / Aurielle system), agar bot tidak hanya mengirim pesan random, tetapi bisa menyesuaikan respon berdasarkan kebiasaan user (streak, sering skip commit, jam aktif, dan pola perilaku).
Fitur ini akan membuat bot terasa lebih “hidup” dan personal, bukan sekadar reminder statis.
🎯 Tujuan
🧠 Gambaran Solusi
📁 UI:
.github/memory/state.json⚙️ Behavior:
Sistem menyimpan data:
Bot membaca memory sebelum generate message
Message berubah berdasarkan kondisi:
Message generator akan menjadi context-aware, bukan random murni
🔍 Use Case
📌 Catatan